You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
FSTJ Mulai Menanam Bawang Putih
photo Wuri Setyaningsih - Beritajakarta.id

PT FSTJ Tanam Bawang Putih di Kabupaten Cianjur

PT Food Station Tjipinang Jaya (FSTJ) mulai menanam bawang putih di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, pada  Jum’at 31 Agustus 2018 lalu. 

Penanaman bawang putih kami lakukan di  atas lahan seluas 7,5 hektare

Penanaman bawang putih ini terkait dengan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38/PERMENTAN/ HR.060/11/2017 tentang Rekomendasi Impor Produk Holtikultura (RIPH) disebutkan, setiap importir produk holtikultura diwajibkan menanam produk 5 persen dari total yang diajukan.

Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya, Arief Prasetyo Adi mengatakan, penanaman bawang putih ini bekerja sama dengan sejumlah petani dan pendamping petani dari Koperasi Garuda Yaksa Nusantara di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Food Station Tjipinang Jaya Gelar Upacara dan Lomba HUT ke-73 RI

“Penanaman bawang putih kami lakukan di  atas lahan seluas 7,5 hektare," tuturrnya, Senin, (3/9).

Dijelaskan Arief, penanaman bawang putih tepatnya dilakukan di Desa Hegarmanah, Takokak, Caringin, dan Cijeruk, total lahan berada diatas lahan seluas 15 hektare.

Melalui penanaman tersebut harapannya Food Station bisa mengurangi ketergantungan bawang putih impor secara bertahap. 

"Harapan lainnya, dapat menggerakkan ekonomi pertanian di daerah sentra produksi dengan gabungan kelompok tani (gapoktan) dan koperasi," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1182 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1156 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye944 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye925 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye844 personBudhi Firmansyah Surapati